TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman October 11, 2016 | Kemaleman | Komentar
Sudah Ditusuk 14 Kali Lalu Dikubur Hidup - Hidup, Namun Bayi Ini Selamat, Kondisinya...
Meskipun anak itu dianggap sebagai karunia dari Tuhan, tetap saja masih ada orangtua yang tega menganiaya bahkan membunuh anaknya sendiri.

Seperti salah satunya yang dilakukan oleh seorang wanita 42 tahun di Thailand. Ia menyiksa bahkan mengubur hidup-hidup bayi yang beru beberapa hari ia lahirkan.

Bayi malang tersebut bernama Aidan. Ia dibuang ke sebuah lubang sedalam 8 inci di di Khon Kaen, Thailand, pada Februari 2016.

Saat ditemukan kondisi Aidan sangat memprihatinkan. Tubuhnya dipenuhi dengan luka tusukan pisau sebelum akhirnya dikubur didalam lubang dibawah pohon.

Aidan lalu ditemukan oleh seorang wanita berusia 53 tahun yang merupakan pengembala sapi. Ia menemukan kaki kecil puncul dari lubang dibawah pohon eukaliptus.

Lalu, ia mendekat dan mendengar suara tangisan bayi. Dengan segera ia menggali lubang itu dengan kedua tangannya dan menemukan Aidan dalam kondisi memprihatinkan dengan 14 tusukan pisau di tubuhnya.

Wanita yang bernama Krongyut itu langsung membawa Aidan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Sudah Ditusuk 14 Kali Lalu Dikubur Hidup - Hidup, Namun Bayi Ini Selamat, Kondisinya...

Dokter yang menangani Aidan mengatakan bahwa tekanan dari tanah telah menahannya dari pendarahan dan menyelamatkan Aidan dari kematian.

Setelah Aidan mendapatkan perawatan dan sembuh, Aidan dibawa ke sebuah panti asuhan. Tak lama kemudian, Aidan diadopsi oleh pasangan suami istri dari Swedia.

Pihak Panti pun tak lupa untuk memastikan jika keluarga yang mengadopsi Aidan benar-benar baik, karena Aidan sudah melewati masa menyakitkan dan seharusnya ia mendapatkan keluarga yang baik padanya.

Dan beruntungnya keluarga yang mengadopsi Aidan adalah orang baik-baik. Dan Aidan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan keluarga barunya.

Mendengar hal ini Krongyut dan suaminya ikut merasa senang. Dan bersyukur Aidan diberikan kesempatan hidup yang lebih baik lagi.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment