TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman August 05, 2016 | Kemaleman | Komentar
Pernikahan Sesama Jenis
Semakin maju-nya jaman, peraturan pun semakin berubah, jika pada dulu pernikahan sesama jenis itu dilarang, karena beberapa alasan. Kini pernikahan sesama jenis seakan menjadi hal yang biasa.

Berdalih kepada kebebasan dan juga hak Asasi Manusia, pemerintah parlemen negara Slovenia telah mengesahkan sebuah undang-undang yang memperbolehkan pernikahan sesama jenis. Selain itu pemerintah juga memperbolehkan pasangan homoseksual untuk mengadopsi anak.

Sebelumnya, Undang-undang serupa pernah di lontarkan tetapi selalu dikandaskan oleh referndum nasional. Dikutip dari Chanel NewsAsia, Undang-undang tersebut di sahkan oleh parlemen Slovenia pada selasa malam tanggal 2 Maret 2015, setelah mendapatkan 51 suara yang mendukung dan hanya 28 suara yang menentangnya.

"Ini akan menjadi langkah ke depan menuju kehidupan masyarakat yang inklusif dan toleran yang akan dimasuki Slovenia di abad ke-21," kata Mateh Tasner Vatovec dari Partai United Left, kubu oposisi yang mengajukan UU tersebut.

Sementara itu di lain sisi, dua partai oposisi sayap kanan dan beberapa kelompok sipil lainnya menentang keras tentang Undang-undang tersebut. Mereka berdalih mengancam akan kembali melakukan referendum seperti tahun 2012 silam. Yang mana pada saat itu Undang undang serupa dibatalkan setelah rakyat menggelar referendum.

Akan tetapi di tahun 2013 lalu pemerintah Slovenia telah melakukan amandemen UU terkait soal referendum, sehingga hal-hal yang berhubungan dengan HAM tidak boleh direfendum oleh rakyat.

langkah yang di ambil oleh negara Slovenia ini, telah mengikuti jejak beberapa negara anggota Uni Eropa lainnya yang telah lebih dulu mengambil langkah serupa, seperti Inggris, Prancis dan Spanyol.

Namun di lain sisi isu ini masih sangat sensitif dan memicu perdebatan di negara-negara Eropa bagian timur. Kroasia menolak pernikahan sejenis dalam referendum akhir 2013 dan melarang pasangan gay untuk mengadopsi anak.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment