TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman August 20, 2016 | Kemaleman | Komentar
PSK Sakit Ditolak Di Klinik, Akrinya Meninggal, Kemaleman.com
Seorang wanita bernama Dian (30) yang merupakan penghuni kos-kosan blok E2, Perumahan Taman Harapan Indah, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), ditemukan tewas di dalam kamarnya, Minggu (12/4/2015) pagi.

Wanita asal Selat Panjang, Riau, itu ditemukan pertama kali oleh seorang penghuni kos lain yang bernama Fitri (29). Saat itu Fitri pulang kerja dari kawasan Nagoya, Batam, sekitar pukul 06.45 WIB.

Ketika ia ingin naik ke kamarnya yang berada di lantai dua, tiba-tiba saja Fitri melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka lebar. Dengan perasaan yang penasaran, akhirnya Fitri menuju kea rah kamar korban.

Ia melihat korabn dalam kondisi tidur terlentang di atas kasur dengan posisi kaki mengarah ke pintu.

“Setelah diperhatikan perutnya (Dian) tidak turun naik. Kaki sama tangannya sudah pucat. Jari-jarinya juga sudah kaku,” kata Fitri.

Melihat kondisi teman kosnya seperti itu, Fitri pun langsung memberitahukan kepada warga setempat. Bersama warga, Fitri kemudian melaporkan ke aparat Kepolisian Sektor Bengkong.

Berdasarkan laporan dari Fitri, korban baru tinggal disana sekitar dua bulan dan tinggal sendirian. Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sudah dua hari tidak terlihat keluar dari kamarnya. Dan beberapa hari sebelumnya korban juga sempat mengeluhkan sakit pada bagian kemaluannya ke Fitri.

Kemudian korban mencoba berobat ke beberapa klinik tetapi ditolak.

“Katanya sakit di kemaluannya. Ia sudah berobat ke tiga klinik tapi ditolak,” kata Fitri.

Korban diketahui telah menikah dan memiliki seorang anak yang berada di Tanjungpinang. Diduga korban bekerja sebagai wanita penghibur yang biasa keluar masuk Malaysia.

“Dia sering keluar masuk Malaysia. Kayaknya dia kerja begituan (PSK),” tutur Fitri.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Begkong, Aipda Hasmir mengatakan dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, pihaknya belum mengetahui pekerjaan pasti korban.

Namun saat dilihat paspor korban, dia memang sering keluar masuk Malaysia. “Terakhir ia masuk Malaysia 22 Maret lalu,” ujar Hasmir.

Sementara Kapolsek Bengkong, AKP Syamsurizal yang dihubungi terpisah mengatakan bahwa korban tinggal sendirian dan meninggal karena sakit.

“Meninggalnya (diduga) karena sakit. Disini korban tidak ada keluarga. Cuma ada temannya,” ucap Syamsurizal.

Setiba di lokasi kejadian, aparat dari Polsek Bengkong serta Tim Identifikasi dari Sat Reskrim Polresta Barelang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dan dari situ petugas menemukan beberapa obat di kamar korban. Selanjutnya, jenazah korban dibawa petugas ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam di Sekupang.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment