TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman August 17, 2016 | Kemaleman | Komentar
Wanita Melapor Malah Digilir, Kemaleman.com
Tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah dari pengakuan seorang remaja berusia 14 tahun asal Lampung Timur. Remaja tersebut melaporkan ke pihak berwajib bahwa ia telah dirudapaksa oleh 12 orang secara bergantian.

Kejadian tersebut terjadi sebulan yang lalu, namun baru sekarang korban berani melaporkannya ke pihak polisi. Saat ini, Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, tim penyidik Reskrimum masih memeriksa korban yang didampingi pamannya.

Setelah mendapat laporan tersebut polisi berhasil memanggil ke 11 orang yang dikatakan sebagai pelaku pemerkosaan. Namun, pelaku pemerkosa ada 12 orang. Hebohnya, salah satu nama pelaku adalah seorang anggota dewan.

Seperti dilansir Tribunnews. com, Korban menceritakan pada Desember 2013, ia diculik lalu dirudapaksa oleh lima orang tak dikenal. Kemudian korban mengadukan kasus tersebut ke saudaranya, Nas. Lalu Nas mengajak korban menemui salah satu anggota dewan berinisial KI untuk meminta bantuan penyelesaian hukum.

Sesampai di rumah KI korban diajak ke Bandar Lampung selama dua hari. Di sana korban bukannya dibantu malahan dirudapaksa oleh KI dan digilir dengan ke enam temannya yang lain.

Mendengar hal ini paman korban pun marah lalu membawa korban ke Bandar Lampung untuk melaporkan kasusnya ke Polda Lampung.

KI pun membantah tuduhan tersebut dan mengatakan ada seseorang yang ingin menfitnah dia. Ini fitnah bagi saya dan berdampak pada perusakan karier politik saya. Saya bersumpah seumur, demi leluhur, dan keturunan saya tidak akan selamat kalau saya melakukan perbuatan ini,” ujar KIdengan nada bicara tegas.

KI menceritakan bahwa saat mediasi, dia meminta keluarga pelaku menemui keluarga korban untuk meminta maaf dan memberi sejumlah uang untuk biaya pengobatan. “Tapi, yang ada keluarga korban malah minta uang senilai Rp 50 juta,” kata KI.

Pamannya menyaksikan jika korban mengalami pendarahan yang cukup serius.

"Anak ini sehabis mediasi bermalam di rumah saya, dia pakai baju anak perempuan saya, tapi saya tidak melihat ada bekas darah, padahal dia ngakunya pendarahan," kilah KI.

"Dia bilang sudah tidak pernah pulang ke rumah karena tidak diaku lagi sebagai anak oleh orangtuanya," lanjut KI.

KI juga mengatakan jika kasus ini tidak sepenuhnya salah pelaku karena kejadiannya terjadi karena adanya kemauan sendiri.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment