TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman August 04, 2016 | Kemaleman | Komentar
Fenomena Jual Istri
Sebuah situs pernah membuat heboh media sosial, gara-garanya mengiklankan penjualan keper@w@nan beberapa wanita Vietnam di Singapura yang bergaransi.

Iklan itu bertuliskan ‘Bvy a w1fe from Vietnam for only US $6.000. 1.Guaranteed V1rg1n, 2. Guaranteed to be delivered within 90 days, 3. No Extra Charges, 4. If ran away within a year you get another one for free’.

Dalam versi Singapura, tawaran itu dimuat di iklan baris Craigslist dengan tambahan pesan bahwa perempuan yang sudah di-booking bisa dijemput dari bandara atau dikirim ke lokasi yang dipilih atau ke hotel.

Pada situs tersebut disebutkan, bahwa pemesanan dilakukan minimal untuk 7 hari 7 malam dengan tarif US$ 3.000. Para wanita itu juga dapat dipesan hingga 28 hari dan malam untuk US$ 6.000.

The New Paper Online edisi hari Minggu yang dikutip dari AsiaOne, Kamis (4/2/2016), kemudian mengirim pesan ke Lim Clive melalui nomor ponsel Vietnam dan berpura-pura memesan gadis. Tak menunggu lama, balasan pun didapat.

Lim menjawab segera dan mengarahkan ke website lain untuk melihat album foto dari gadis-gadis per@w@n dan model kelas atas yang dimilikinya.

Di website itu, pengunjung juga diarahkan ke 2 saluran di situs berbagi video. Di dalamnya ada 8 pilihan video yang menampilkan gadis-gadis yang dijadikan ‘barang dagangannya’.

Gadis-gadis itu juga difoto dalam berbagai pose, dari yang gaya lugu hingga seksi. Di situs Lim juga bahkan ada FAQ atau syarat dan ketentuan yang menjelaskan mengapa ada minimal 7 hari untuk pemesanan, dan apakah biaya yang diiklankan termasuk tiket pesawat gadis pesanan dan biaya hotel.

Website itu bahkan menunjukkan jenis kamar hotel yang termasuk dalam harga yang telah diiklankan. Diberitahukan pula ada biaya tambahan jika seseorang ingin mengupgrade kamarnya ke jenis superior room.

Dan ada diskon US$ 500 jika pelanggan memilih menggunakan tempat sendiri sesuai kesepakatan.

Dalam penyamaran tersebut, Lim memberikan respons mengejutkan apakah layanan itu tak melanggar hukum. “Itu legal,” balasnya.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment