Bocah Berjualan Untuk Membantu Ibu Yang Sakit, Kemaleman.com
Media sosial Facebook kini dihebohkan dengan aksi bocah kelas 2 SD yang rela berjualan sambil sekolah demi bisa mencari pendapatan agar ibunya bisa berobat dan sembuh dari penyakit ginjal. Bocah yang dikenal dengan nama Eko,  kelas 2 SD Pedurungan ini setiap hariny rela mengayuh sepedanya jauh-jauh untuk menjajakan makaroni buatan sang ibu.

Eko yang tak pernah mengeluh bahkan dia selalu semangat menjualkan makroni sang ibu dari pagi hingga malam hari. Ayah Eko sudah meninggal beberapa tahun lalu.

Awal mula kisah Eko dan ibunya ini bisa terungkap ketika salah satu wanita bernama Ika Yulianti sangat kasihan dan prihatin melihat kehidupan Eko yang harus berpanas – panasan menjajakan makroni di pinggiran jalan.

Pada saat itu Ika baru pulang dari kantor  dan enggak sengaja melihat anak kecil yang tengah mengayuh sepeda sambil membawa kardus berisi makaroni. Ika pun berusaha bercakap – cakap dengan Eko.

Ika yang ingin tahu bagaimana keadaan keluarga Eko ini pun sampai rela mendatangai kediaman Eko dan Ibunya di dekat Perum Ganesha. Kost tempat tinggal Eko itu berukuran 3×3 yang dihuni oleh Ibu Dewi , Eko dan adiknya yang masih berumur 2 tahun, di kamar itu juga mereka jualan kecil-kecilan, yang hasilnya tidak tentu setiap harinya.

Ika berusaha untuk bercakap – cakap dengan ibu Dewi.  Dari bercakapan Ika dan Ibu Dewi ini , di dapatkan sebuah laporan jika Eko rela berjualan makroni dengan menggunakan sepeda sampai satu harian ini lantaran bisa mencari pendapatan lebih untuk biaya hidup dan biaya berobat ibunya yang menderita penyakit ginjal.

Seringkali si ibu tidak tega dengan anaknya yang harus bekerja keras mengais rejeki di pinggiran jalan. Namun saat ibu Dewi ingin menjual sendiri makroni gorengannya , Eko tidak mengizinkan dan tetap menyuruh ibunya untuk istrirahat di rumah.

Ika yang benar – benar terharu melihat kehidupan Eko . Dia yang masih kecil tapi bisa dibilang menjadi kepala keluarga demi menggantikan ayahnya. Ika pun membagikan cerita ini ke laman Facebooknya dan postingannya itu disukai banyak natizen dan komentar – komentar natizen lainnya pun bermunculan.

“Ya Allah, terharu sekali saya mendengar cerita bu Dewi, meskipun masih SD kelas 2, tapi pikirannya dewasa, dia juga bisa momong adiknya, dia juga melarang ibunya ikut berjualan keliling, karena khawatir ibunya nanti sakit karena tidak kuat jalan jauh. buat teman-teman yang suatu saat bertemu dengan Eko di jalan, ulurkanlah tangan kalian untuk membantunya. Karena dari rezeki yang kita terima, di dalamnya ada hak anak yatim, salah satunya Eko ini. Ya Allah lapangkanlah rezeki anak ini.. aminn.. ?#?maaf? ya ayah Irwan Suliyono, kemarin bunda pulangnya telat, karena mampir ke rumahnya Eko ini.” Tulis Ika Yulianti , seperti yang dilansir dari Merdeka.com (6/2).


0 comments:

Post a Comment