PEOPLE ARE...

Kemaleman July 13, 2016 | Kemaleman | Komentar
Pasutri Pembuat Vaksi Palsu
Pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina merupakan produsen vaksin palsu yang meresahkan masyarakat. Mereka ditangkap diperumahan Kemang Regency jalan Kumala 2, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dari bisnis pemalsuan ini, mereka memperkaya diri dan bisa memiliki rumah dan barang mewah. Kini secara bertahap, Bareskrim Polri memiskinkan harta benda dari mereka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengaku telah menyita harta bergerak maupun tidak bergerak milik kedua pasutri yang kini ditahan di Bareskrim itu.

"Mobil mewah mereka, pajero sport warna putih sudah kami sita beserta dokumen kepemilikannya," kata Agung.

Ditanya soal rumah mewah yang dihuni keduanya apakah juga sudah dilakukan penyitaan? Agung menjawab saat ini proses pembelian rumah masih ditelusuri.

"Kami masih cek dulu pembelian rumah itu bagaimana? Kalau dibeli dengan uang hasil kejahatan vaksin palsu pasti kami sita," ujarnya.

Agung juga menambahkan aset-aset lain milik pasutri tersebut yang ada di luar daerah juga tengah ditelusuri, bahkan dalam waktu dekat sertifikat beberapa harta tidak bergerak itu akan disita penyidik.

Untuk diketahui, Bareskrim Polri membongkar jaringan produsen dan pengejaran vaksin palsu dengan menetapkan 18 tersangka.

16 tersangka itu kini ditahan di Bareskrim, sementara dua lainnya tidak ditahan karena masih dibawah umur.

Mereka ada yang berperan sebagai pembuat vaksin, pengumpul botol vaksin bekas, pembuat label vaksin hingga distributor.

Atas perbuatannya seluruh tersangka dijerat dengan UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment