TERBARU

Kemaleman April 25, 2016 | Kemaleman | Komentar
Pengakuan Para Gadis ABG yang Mau
Mungkin anda termasuk juga pun orang yg bertanya-tanya kenapa ya banyak gadis ABG mau " Main " sama om-om ? pastinya orang akan berpikiran tak baikberkenaan gadisitu !!Nah dari itu , buat menjawab elemen tersebut disini kita mengulas habis alasannya setidaknya ada 13 factor penting kenapa para gadis ABG ingin“gituan lalu dibayar” sama om-om berikut ulasan selengkapnya.

1. Biaya Kebutuhan hidup

Rata Rata dari ABG yang menjejaki profesi bersama mencari om-om yang merupakan targetnya beralasan bahwa mereka melakukan faktor tersebut hanya utk memenuhikebutuhan hidupyg sekarang ini semakin agung.

Terutama mereka yang bergaya hidup mewah sedangkan orang lanjut umur mereka tidak mampu memenuhi budget sebesar lifestyle yang mereka ( ABG ) jalani. Bersama menggaet om-om, kepentingan hidup mereka dapat terjamin, entah hanya sekedar berbelanja ataupun diberikan uangsesuai tarif dan kesepakatan yang terjalin.

2. Ingin glamour dan hidup mewah

Kebutuhan hidup para ABG ini lebih cenderung ingin tampil dengan glamour. Mereka ingin mengenakan pakaian mahal, ingin tampil mutahir dan mencolok. Apapunkondisinya, mereka bakal tetap berpenampilan glamour dan serba mewah.

Untuk itu, mereka harus bekerja dgn menggoda om-om yang mampu menjadi pemenuhkebutuhan hidup serba mewah itu.

3. Tak dapat dikatakan ketinggalan zaman

Para ABG terhadap umumnya memiliki sifat ingin ikut-ikutan. Mereka terbiasa bergaul dan saling menunjukkan sesuatu yang lebih dari yang lain. Kadang kala tidak sedikit diantara mereka yang tak jarang menceritakan pengalaman pribadinya yang dianggap lebih mutakhir atau bakal dikatakan lebih gaul.

Sebab faktor itulah Rata-rata ABG ingin coba mencari pengalaman agar tidak dikatakan ketinggalan zaman, salah satunya dgn mencoba mendekati om-om.

4. Kurangnya perhatian dari orang lanjut usia

Sekian Tidak Sedikit ABG yang menjalani profesi tersebut memiliki masalah pribadinya sendiri, bukan dari sudut kebutuhan ekonomi saja. Para ABG ini bisa dikatakan lemah dalam sisi perhatian dari ortu dan keluarga.

Mereka akan leluasa dan bebas keluar rumah dan mendekati om-om serta bersenang-senang dikarenakan tidak adanya perhatian dari keluarganya. Kalau keluarga memperhatikan dan membatasi tingkah laku ABG ini, maka mereka tidak mampu dapat dengan mudah nongkrong ditempat-tempat  demi mencari mangsanya.

5. Rasa iri terhadap rekan dan tak akan kalah

Para ABG teramat mudah bergaul, mereka memiliki tak sedikit sohib dan teramat sering berkumpul. Kepada dikala berkumpul inilah, dapat ada muncul rasa irikepada salah satu temannya yang menceritakan pengalamannya seperti berhasilnya mendekati om-om kaya dan ber uang.

Kadangkala sekian tidak sedikit ABG bakal saling memamerkan hasil yang beliau dapatkan diwaktu berkencan dengan om-om. Disitulah muncul rasa iri dan tak mau kalah, dan menimbulkan keinginan kuat untukberkompetisi menjadi lebih dari yang yg lain.

6. Lingkungan hidup yang tidak baik

Para ABG yang memiliki profesi seperti ini rata rata tinggal dan hidup dilingkungan yang kurang baik tapi sekian tidak sedikit diantaranya serta hidup dilingkungan yangbaik cumasaja alasannya mampu tidak sama.

ABG yang tinggal dilingkungan dan bergaul dengan sahabat yang glamour juga mewah, mereka akan cenderung mengikuti gaya hidup mewah pula tetapitak diimbangi dgn kondisi keuangan keluarga. Sebab itulah mereka mencari sumber pendapatan utk mencukupi factor itu.

7. Keinginan buat memiliki uang tak sedikit

Tapi jika dilihat dari rata-rata ABG yang menjalani pekerjaan dengan melayani om-om ini, rata-rata dari mereka memiliki alasan yang sama ialah ingin menghasilkan duitygbanyak.

Entah bersama alasan uang dari orang tua yang tidak cukup, budget hidup yang tinggi dan bermacam-macam alasan yg lain. Mereka menjadikan pekerjaan inisbgsarana untuk mendapatkan uang yang banyak demi mencukupi uang jajan dan keperluan hidupnya.

8. Pergaulan Bebas

Bergaul yakni ciri-ciri ABG yang berprofesi melayani om-om. Mereka terbiasa bergaul dan berteman bersama bebas tak bersama dapat membedakan mana yang baik danyang buruk.

Nongkrong setiap malam, berpacaran yang tidak sehat, dan tingkah laku pula istilah pergaulan bebas musim sekarang ini membuat ABG ini cenderunglebihenteng terjerumus dan tergoda mencoba mencari kesenangan dgn melayani om-om hidung belang.

9. Ingin mendapat kepuasan lebih

selain alasan-alasan diawal mulanya, ada pula sekian tidak sedikit ABG yang menikmati pekerjaannya bukan dari segi materi saja. beberapa diantaranya ada pula ygmerasa melayani om-om berbeda sensasinya.

Mereka kadang beralasan merasa mendapat kepuasan lebih dikala berkencan dgn om-om dibandingkan bersama sesama ABG lawan jenisnya.

10. Dapat belanja barang mewah dan makan makanan enak

ABG yang terus baru dalam factor melayani om-om bersama gampangnya menjawab alasannya hanya semata utk mampu berbelanja barang mewah dan sekedar makan makanan enak.

Mereka tidak mementingkan pendapatan, hanya dengan dibelikan barang mahal dan makan ditempat mahal saja sudah pass memenuhi keinginannya.

11. Butuh uang untuk jajan

Sekian Tidak Sedikit ABG yang berprofesi seperti ini lebih sering menggambarkan kehidupannya yang serba kekurangan. Mereka mendambakan utk hidup bergelimang kemewahan seperti temannya namun mereka sadar kalau orang tuanya hidup serba pas-pasan.

Dikarenakan ketiadaan uang itulah, mereka rela menjadi pemuas danmelayani om-om hidung belang asal dapat memenuhi keinginan dan apa yang ia dambakan. Kadang faktor sepele seperti ingin memiliki hape bagus saja bakal menjadialasan mereka utkmenjajaki pekerjaan seperti itu.

12. Merasa kesepian dirumah

ABG yang amat tidak jarang dan terbiasa nongkrong diluar sebab merasa kesepian dirumah dapat cenderung lebih mudah tergoda menjadi penggoda om-om hidung belang.

Mereka dengan lifestyle yang biasa nongkrong, jarang dirumah dikarenakan orangtua yang sibuk bekerja dapat sejak mulai coba hal baru yang mereka kenal lantaranbergaul

13. Hanya sekedar mencari kesenangan

Para ABG yang kebanyakan melayani om-om hidung belang ini kadangkala tidak mementingkan imbalan saja. Disaat di mana mereka menemukan target yang dirasa serasidgnmereka, mereka dapat melayani target tersebut tak bersama peduli imbalan sekalipun.

Tujuannya hanya untuk mencari kesenangan dan kenyamanan. Mereka merasa dapatmelampiaskan keinginan mereka dan mendapati kesenangan dengan melayani target mereka tersebut.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment