PEOPLE ARE...

Kemaleman March 31, 2016 | Kemaleman | Komentar
Ujian Nasional
Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMA sederajat, sejumlah sekolah telah bersiap diri. Dari mulai antisipasi mati listrik hingga meminjam komputer jinjing milik siswa.

SMAN 3 Kota Yogyakarta, misalnya, mempersiapkan tiga unit alat pemasok daya (uninterruptible power supply/UPS) khusus untuk komputer server. Namun pihak sekolah tak menyiapkan genset dengan alasan hemat biaya.

Proktor Utama UNBK SMAN 3 Yogyakarta Rudy Hartanto menjelaskan, ketiga UPS itu berfungsi untuk membantu menyimpan soal dan jawaban para siswa ke server utama. Ketika terjadi error mati listrik, siswa tidak perlu mengerjakan ulang soal.

"Kami tidak sewa genset karena harganya cukup mahal. Kalau mati listrik siswa bisa ikut ujian susulan. Jawaban dan soal siswa di komputer sudah tersimpan dengan bantuan UPS. Jadi siswa tinggal melanjutkan saja," ujarnya di SMAN 3 Yogyakarta, Kamis (31/3/2016).

UNBK 2016 akan diikuti 220 siswa SMAN 3 dari jurusan IPA, IPS dan akselerasi. Sekolah menyiapkan dua ruangan lab dengan 87 komputer dengan satu petugas proktor (pengawas ujian) dan satu teknisi di masing-masing lab komputer.

"Sampai saat ini komputer, head set, server, UPS dan listrik aman terkendali. Kami juga sudah minta PLN untuk menyediakan pasokan listrik selama UNBK. Bahkan kami minta daya listrik ke lab komputer diperbesar," tuturnya.

Sementara, SMPN 5 kota Yogyakarta juga telah bersiap diri menghadapi UNBK SMP pada Mei mendatang. Koordinator Proktor SMPN 5 Sutardi mengatakan pihak sekolah menyiapkan lima UPS dan tiga genset untuk kelancaran ujian.

"Ujian akan diikuti 325 siswa dalam dua shift. Ada sekitar 183 komputer di lima ruangan yang akan digunakan untuk mengerjakan UNBK," tuturnya.

Untuk menambah kekurangan komputer, sekolah meminjam komputer jinjing siswa. Hingga kini, ada sekitar 130 siswa yang bersedia dipinjam laptopnya.

"Siswa malah lebih nyaman pakai laptop sendiri. Kami putuskan dua shift saja atas permintaan orang tua. Karena khawatir semakin lama siswa menunggu jadwal ujian akan mengganggu konsentrasi serta mental siswa," kata dia.

UNBK tingkat SMA akan berlangsung 4-12 April 2016. Sementara UNBK tingkat SMP berlangsung 9-12 Mei. Berdasar catatan Disdikpora DIY, ada 181 sekolah diseluruh DIY yang mengikuti UNBK dengan rincian 44 SMA/MA, 119 SMK dan 18 SMP/MDS.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment