TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman January 31, 2016 | Kemaleman | Komentar
Virus Zika merebak, Warga El Salvador di Imbau Sementara Hindari Berhubungan Badan


Pemerintah El Salvador panik karena negaranya turut terjangkit wabah virus Zika.

Agar penularan penyakit yang bisa mengancam ibu hamil itu bisa ditekan, pemerintah setempat mengimbau warga mengurangi atau malah menghindari hubungan "begituan".

Wakil Menteri Kesehatan Eduardo Espinoza turut mendesak para perempuan menunda kehamilan.

"Kami sarankan penundaan kehamilan setidaknya sampai dua tahun lagi," ujarnya, seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (31/1).

El Salvador adalah negara yang melarang aborsi. Selain itu, alat kontrasepsi sangat mahal di negara kawasan Karibia itu.

Sepanjang tahun lalu, El Salvador mencatat 5.397 orang terjangkit virus Zika. Kementerian Kesehatan menduga 96 persen ibu yang hamil saat ini sudah tertular penyakit itu.

Namun belum ada laporan bayi mengalami pengerdilan otak atau secara ilmiah disebut microcephaly.

Virus Zika mewabah paling parah di Brasil. Diperkirakan nyaris 4 ribu bayi lahir tahun lalu dengan kepala kecil, akibat penyakit yang menular melalui nyamuk aedes aegypti itu.

Setelah Brasil, Kolombia menjadi negara Amerika Latin yang warganya terjangkit paling banyak. Dilaporkan sudah ada 20.297 orang positif tertular Zika.

Seperti El Salvador, Kolombia meminta warganya menunda kehamilan agar terhindar dari risiko melahirkan bayi berkepala kecil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan 4 juta orang telah terjangkit Zika di seluruh dunia.
Selain mewabah di Amerika Latin dan Karibia, Virus ini telah merambah pasien di Inggris, Prancis, dan Denmark. Belum ada perusahaan farmasi yang memiliki vaksin untuk menanggulangi Zika.

"Penyebaran virus Zika terlanjur meluas," kata Ketua WHO Margaret Chan awal pekan ini.
Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment