TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman January 28, 2016 | Kemaleman | Komentar
Koplak! Padahal Beberapa Film ini Tak Sesuai Kisah Nyata nya, Tapi Tetap Pada Menang Piala Oscar


Film-film pemenang Oscar tak selalu menjadi film-film yang sempurna.

Film ini masih memiliki kesalahan dari berbagai sisi, salah satunya yang kerap terjadi adalah kesalahan fakta dalam film-film tersebut.

Kesalahan ini biasanya muncul dalam film-film yang diadaptasi dari kisah nyata dan berlatar sejarah.

Sebab, kerap kali para pembuat film-film tersebut memberikan sentuhan fiksi ke dalam kisah dan penuturan serta visualnya demi menunjang sisi estetika dan hiburan.

Sentuhan fiksi itu kemudian tersebut kemudian menjadi salah satu penyebab para sineas atau aktor-aktris film mendapat piala Oscar.

Bicara soal kesalahan fakta sejarah film-film pemenang Oscar yang diadaptasi dari kisah nyata, Muvila telah merangkumnya melalui galeri foto di bawah ini.

1. Gladiator (2000)




Film yang memenangkan 5 Piala Oscar, termasuk Film Terbaik, ini menampilkan banyak kesalahan fakta sejarah. Padahal, sutradara Ridley Scott sudah mengajak seorang ahli sejarah sebagai konsultan.

Beberapa fakta yang salah dari film Gladiator adalah Maximus sebenarnya bukan karakter nyata. Raja Roma Marcus Aurelius meninggal bukan karena dibunuh anaknya Commodus, tetapi ketika medan perang.

Filmnya juga menggambarkan Commodus hanya menjadi raja dalam waktu singkat, tetapi kenyataannya ia menjadi raja selama 12 tahun.

2. A Beautiful Mind (2001)




Film arahan Ron Howard tentang kehidupan ahli matematika jenius John Nash ini memenangkan 4 Oscar.

Sutradara Ron Howard sendiri mengaku bahwa film ini bukan bertujuan untuk menggambarkan kehidupan John Nash secara mendetail.

Sebagian besar karakter dalam filmnya adalah karakter buatan untuk tujuan hiburan semata.

3. The Hurt Locker (2009)




Film arahan sutradara Kathryn Bigelow ini mengisahkan tentang pasukan penjinak bom asal Amerika Serikat yang bertugas dalam perang Irak.

Film ini mendapat kritik dari mantan tentara Kate Hoit yang menyatakan kepada Hufftington Post bahwa kondisi yang digambarkan dalam filmnya sama sekali tak mirip dengan kejadian aslinya.

4. The King's Speech (2010)




Film arahan sutradara Tom Hooper memenangkan 4 piala Oscar. Kisahnya tentang Raja Inggris Raya George VI dan pidato pengangkatannya sebagai raja.

Film yang tentu saja dekat dengan rakyat Inggris ini juga mendapat kritik perihal penggambaran sejarah di dalamnya.

Sebuah media lokal Inggris, The Daily Beast, mengungkapkan bahwa sebenarnya Raja George VI mulai memiliki terapis untuk pidatonya jauh lebih lama dari apa yang dikisahkan dalam film.
Dan kecenderungan gagap yang diderita sang raja tidak separah yang digambarkan filmnya.

5. Argo (2012)




Film yang didasarkan pada kisah nyata penyelamatan warga Amerika yang disandera di Iran pada tahun 1980.

Film yang disutradarai oleh Ben Affleck ini memenangkan 3 Piala Oscar, namun film ini sempat disebut kantor berita di Kanada menghilangkan peran empat anggota otoritas Kanada yang membantu operasi tersebut hingga berakhir sukses.

Bahkan, fakta pentingnya peran anggota otoritas Kanada juga dikonfirmasi oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Jimmy Carter.

Mengutip CNN, Jimmy Carter mengatakan, “90 persen kontribusi untuk ide dari rencana tersebut muncul dari orang Kanada, dan yang ada dalam filmnya hanya memberi kesan bahwa CIA yang sepenuhnya melakukan operasi tersebut.

Filmnya memang bagus, tidak akurat, tetapi bagus."
Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment