Inilah Perasaan Suami dan Dampak Ketika Istrinya Sudah Tidak Perawan

Inilah Perasaan dan Dampak Ketika Istrinya Sudah Tidak Perawan
Saat ini banyak orang yang menganggap keperawanan bukanlah hal terlalu penting, namun tahukah anda bahwa sebenarnya keperawanan itu sangatlah penting dipertahankan hingga menikah kelak. Setelah keperawanannya sirna hampir semua wanita terus melakukannya dengan pacar pacarnya yang baru karen berfikir " aku sudah tidak perawan" tanpa memikirkan apa yang nanti dirasakan suaminya ketika dia sudah menikah.

Karena seharusnya wanita menjaga dengan teguh keperawanannya hingga pernikahannya, karena keperawanan adalah martabat dan kehormatan wanita, jangan pernah mengatas namakan cinta atau karena keterpaksaan, atau karena takut kehilangan lalu kamu melakukan " hubungan " diluar nikah. Karena sebenarnya Keperawanan adalah "Kado Terindah" untuk sang suami kelak.

Selain itu sebenarnya adalah wanita yang paling dirugikan apabila melakukan " hubungan " Diluar nikah. Siwanita hanya memiliki 2 pilihan ketika nanti sudah menikah, Jujur Atau Terus Berbohong. Dan inilah dampak karena pernah melakukan " hubungan " sebelum menikah dengan pria lain.

- Selalu Berbohong Kepada Suami

Banyak wanita yang akan berbohong kepada suaminya ketika suami bertanya tentang hubungannya dimasa lalu dengan pria lain, berbohong yang awalnya hanya karena takut kehilangan, karena banyak dari wanita yang justru terjerumus dan kecanduan melakukan "hubungan" itu.

- Hanya Karena Nafsu

Melakukan hubungan intim sebelum menikah asalan terbesar adalah karena NAFSU, tapi banyak dari wanita yang selalu menghindar dari jawab sebenarnya " kenapa ?", Omong kosong jika ada yang menyatakannya karena cinta dan takut kehilangan.

- Membuat Malam Pertama Sangat Hambar

Malam pertama adalah waktu yang paling ditunggu oleh pasangan yang baru saja menikah, menjadikan saat - saat romantis sekaligus saling mengenal lebih dalam. Pada malam pertama biasanya mereka akan malu - malu saat melakukan hubungan itu, dan disitulah saat - saat yang akan dikenang seumur hidup. Tapi bagi mereka yang sudah sering melakukan dengan pria lain, malam pertama akan terasa hambar dan biasa saja, karena mereka sering melakukan itu.

- Membuat Perbandingan Suami

Satu fenomena yang cukup memprihatinkan, Banyak wanita yang sudah melakukan hubunga intim diluar nikah akan mengingat dan membandingkan sang suami dengan pria - pria yang pernah menidurinya dulu. Untuk waktu dan kepuasan, karena jelas lamanya waktu Berhubunga adalah kepuasan wanita.

Omong kosong jika ada wanita mengaku puas hanya dalam beberapa menit kepada suaminya. Dan Masih banyak pria yang mau menerima Wanita yang sudah tidak perawan namun banyak dari pria tersebut kecewa, dan membuat banyak pertanyaan dalam diri pria tersebut seperti :

- Lokasi Hubungan Intim

Para lelaki membayangkan saat berhubungan intim dengan istrinya yang sudah 'bekas' (maaf, red) berdasarkan lokasi ketika berbulan madu. Apakah istrinya dulu pernah melakukan hubungan intim di sebuah hotel, atau hubungan intim di kostsan, hubungan intim rumah orangtuanya ketika sepi, atau hubungan intim di tempat rumah saudaranya yang saat itu lagi kosong, hubungan intim di kamar mandi rumah temannya, atau hubungan intim di semak-semak, atau melakukan hubungan suami istri di areal kampus di malam hari atau hubungan intim di sekolah ketika sepi? Intinya, lokasi hubungan intim menjadi beban pikiran sang suami. Alasan ini diungkapkan mencapai 32 persen atau dijawab oleh 82 lelaki yang sudah menikah, dan 18 lelaki belum menikah.

- Gaya dan Posisi Hubungan Intim

Membayangkan istrinya, apakah pernah melakukan gaya hubungan intim atau posisi hubungan suami istri yang sama, seperti gaya hubungan intim, seperti di film -film 'panas' yang kini mudah di dapat, atau dikenal dengan gaya kama sutra hubungan suami istri, atau cukup melakukan hubungan intim gaya klasik, yakni lelaki di atas dan perempuan berada di bawah. Atau istrinya dulu pernah melakukan gaya yang unik? Nah, inilah beban pikiran ketika suami mendapatkan istri tidak perawan lagi. Rata-rata yang mengungkapkan alasan ini mencapai 27 persen atau dijawab sebanyak 71 lelaki yang sudah menikah, dan 29 lelaki belum menikah.

- Tingkat Kepuasan

Tingkat kepuasan yang diberikan suami kepada istrinya saat hubungan intim dilakukan. Apakah waktu hubungan intim mencapai waktu singkat atau lama. Apakah mantan pacar istrinya, mampu melakukan hubungan intim lebih dari 10 menit, atau kurang dari itu? Atau apakah istrinya pernah mendapatkan klimak (tingkat akhir kepuasan saat berhubungan intim) dengan bekas pacarnya atau tidak. Lalu, bagaimana dengan dirinya, apakah ia mampu memuaskan istrinya dengan hubungan intim selama ini? Alasan ini mencapai 21 persen atau dijawab oleh audien 87 lelaki yang sudah menikah, dan 13 lelaki yang belum menikah.

- Ukuran Alat Vital

Ukuran alat vital ini dimaksudkan redaksi cekau.com adalah alat kelamin lelaki, yang kini menjadi beban pikiran sang suami. Ia memikirkan ini karena dirinya tidak mengetahui berapa besar ukuran yang dimiliki mantan pacar istrinya dulu. Apakahukuran alat kelamin mantan pacar istrinya itu lebih besar atau sebaliknya lebih kecil darinya.

Bahkan ada yang pula lelaki hasil jajak pendapat menyebutkan, warna alat kelamin tersebut. Apakah lebih hitam atau lebih putih. Sementara bentuk dinilai sama. Alasan ini mencapai 12 persen atau dijawab oleh narasumber sebanyak 89 lelaki yang sudah menikah, dan 11 lelaki yang belum menikah.

- Pikiran - Pikiran Lain yang Menghantui Suami

Pikiran lain-lain ini, adalah rangkuman dari berbagai alasan yang dikemukakan para lelaki yang sudah menikah dan yang belum menikah. Seperti pikiran, bahwa istrinya pernah melakukan hubungan intim itu lebih dari satu, apakah istrinya dulu pernah meminta hubungan intim terlebih dahulu, apakah istri pernah memberikan hadiah ulang tahun kepada pacarnya dengan memberikan hubungan intim, apakah istri juga pernah meminta gaya hubungan intim yang disukainya.

Bahkan, ada pikiran, sang istri pernah meminta hubungan intim lebih dari sekali dalam waktu satu hari (tambah, karena merasa keenakan). Rata-rata yang mengungkapkan alasan ini mencapai 8 persen, yang terdiri dari 16 lelaki yang sudah menikah dan 84 lelaki yang belum menikah.