TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman November 05, 2015 | Kemaleman | Komentar
Begini Nih! Kelakuan Cewek Jaman Sekarang, Pada Berani Umbar Aib Di Sosmed


Beberapa tahun ini saya mencari jawaban tentang fenomena cewek jaman sekarang. Tapi tak pernah ketemu. Ternyata saya yang salah.

Maklum, selama ini saya nyarinya di toko loak sih... Jadi, sampai peyot juga tak bakal nemu. Dasar katrok! Hehehe...

Saya baru ngeh jawabannya saat ngubek-ubek pasar sayur.
Semua orang yang saya curigai ada hubungannya dengan cabe saya interogasi.

Mulai dari petani, pengepul, tengkulak, makelar, pedagang grosir, penjual eceran, pembeli... Sampai tukang becak yang nganterin ibu-ibu yang beli cabepun saya interogasi.

Pokoknya mirip penyidik KPK ngungkap kasus perselingkuhan deh, wkwkwk....

Dan inilah beberapa fakta unik dan cerita lucu kocak soal cewek cabe cabean yang berhasil saya kumpulin dari penyelidikan tersebut.

Ini Sedikit Sreenshot tentang salah satu cewek jaman sekarang alias cewek cabe cabean.
Sebarkan aja! Biar dia malu sekalian.


Asal Usul Istilah Cabe-Cabean
Kata cabe-cabean pertama kali dipopulerkan oleh Kang Somplak pada tahun 1918.

Saat itu dia digugat cerai oleh Mbak Imey, sang istri karena kepergok sedang membonceng gadis muda nan cantik jelita bernama Siti Alaimah dengan motor Harley Genjotson.

Di sidang pengadilan agama, Kang Somplak bersikeras tidak bersalah. Dia berkilah, yang salah dalam kasus ini adalah penjual cabe.

“Dia itu penipu! Saya beli cabe beneran tapi dikasih cabe-cabean.” Begitu pembelaan Kang Somplak.
“Tak masuk akal!” sanggah hakim. “Anggap saja penjual cabe bermaksud menipu. Tapi bagaimana bisa kamu tertipu?

Bukankah antara cabe beneran dengan cah ayu yang kau sebut cabe-cabean itu mencolok sekali perbedaannya?”

“Begini, pak hakim... Sebagai lelaki normal, apa Bapak bisa nolak jika ada yang bilang gini: Ini cabe singkatan dari cah ayu buat enjot-enjotan.

Silahkan dicoba. Rasanya lebih hot dari cabe beneran. Gimana menurut Bapak?”Tentu saja, alasan ngawur macam itu jadi bahan lelucon tak lucu pada masa itu.

Kasus ini kemudian dipeti-es-telerkan karena alasan menodai adat budaya Indonesia.
Kisahnya juga sengaja dihapus dari buku sejarah nasional terkait soal etika kesopanan.

Seiring kemajuan teknologi, cerita koplak yang tersimpan rapi di arsip nasional hampir satu abad lamanya itu akhirnya berhasil dibobol oleh hacker dan disebar luaskan lewat republik gondes.

Blog paling ngaco sepanjang hayat dikandung ibunya. Itu pula yang mendasari istilah alay.
Diambil dari nama gadis cabe-cabean versi tahun 1918 yaitu Alaimah.

Sedang singkatan cabe berubah dari “cah ayu buat enjot-enjotan” jadi “cewek alay buat di ho'oh. Maksudnya sih, biar lebih menasional.

Itulah asal usul ngaco istilah cabe cabean yang populer hingga saat ini.
Soal kebenarannya, dijamin pasti benar. Benar-benar ngawur!!

Rasa Cewek Cabe-Cabean
Soal rasanya gimana, saya tak bisa jelasin. Kenapa? Karena istri saya tidak buta huruf, tau’..?

Dan saya tak mau mengulang kisah konyol Kang Somplak gara-gara ngakuin rasanya tuh, weleh.. weleh...! Biarlah itu jadi rahasia pribadi.

Lho, kok saya malah ngaku sendiri sih? Wakaka....Tempat Nongkrong Cewek Cabe Cabean

Benarkah cewek cabe cabean suka nongkrong di tempat balap liar? Mungkin.
Tapi kalo pas lagi masuk angin, ya... minta kerokan di kamar hotel.

Dan hanya mau dikerokin or digesek pake credit card. So, yang cuma modal koin gambar burung garuda, siap-siap burungnya dapat kentut doang. Huahaha...

Tarif Cewek Cabe Cabean

Sekali naik (naik motor), berapa tarif cabe cabean? Gratis! Ah, masa? Benar! Tapi turunnya bayar.
Tak mahal kok. Asal cukup dipake ngisi bensin... buat 100 motor fuel tank aja! Jiah ha ha ha...


Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment