TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman October 23, 2015 | Kemaleman | Komentar
Bingung Ditinggal Partner Usaha? Gak Usah Panik, Nih Ikuti 5 Langkah Ini


Menjalani usaha bersama dengan partner bisnis memang lebih menyenangkan karena semua hal bisa dilakukan dan ditanggung bersama, sehingga lebih memudahkan kamu dan partner dibanding harus membangun usaha sendiri.

Setidaknya ada masukan dan pandangan berbeda ketika menjalankan usaha bersama.

Memiliki partner yang solid serta memiliki visi dan misi yang sama menjadi hal penting dalam menjalankan usaha agar tetap berjalan baik. Namun, berpisah dengan partner usaha juga menjadi hal yang tak bisa dihindari di kemudian hari.

Banyak hal yang bisa menyebabkan kamu dan partner lepas kongsi, mungkin karena sudah berbeda visi dan misi, terjadi pertengkaran atau hal lain yang memaksa kalian tak bisa bersama lagi menjalankan usaha yang sudah dibangun sejak awal.

Jika hal ini menimpa kamu, tidak perlu bingung. Kamu bisa melakukan lima cara ini:

1. Introspeksi Diri
Introspeksi diri kamu apa yang membuat partner usaha memilih melepas usaha patungannya dibanding melanjutkannya bersama kamu. Apakah kualitas kerja kamu selama ini sudah baik atau justru sebaliknya, evaluasilah.

Analisa juga kekurangan yang kamu miliki dan jadikan itu pembelajaran untuk diperbaiki.
Ambil hikmah dari semua kejadian, kamu tidak perlu mencari kambing hitam atau menyalahkan hal atau partner kamu karena keputusannya.

Jadikan hal ini sebagai kesempatan kamu untuk memperbaiki kualitas diri dan kerja kamu.
Dengan begitu kamu akan menjadi lebih baik dan tidak akan mengulangi kesalahan serupa, sehingga usaha kamu pun akan bisa berkembang menjadi lebih baik meski tanpa didamping partner.

2. Libatkan Tim Kamu
Bekerja sendiri memang menjadi lebih berat, apalagi jika sudah bisa kerja bersama.
Tapi bukan berarti kamu tak sanggup melakukannya, bukan?

Kamu hanya perlu melibatkan tim kamu untuk membantu kamu memimpin usahamu.
Berikan porsi sedikit lebih besar kepada tim kamu supaya usaha kamu tetap berjalan dengan baik dan tidak goyang karena hilangnya satu kepemimpinan.

3. Pastikan Kondisi Keuangan Stabil
Setelah partner usaha pergi, sebaiknya kamu memastikan bahwa kondisi keuangan perusahaan kamu stabil.
Hal ini untuk memberikan kepastian dan keamanan usaha kamu ke depan dan langkah apa yang akan dilakukan.

Soalnya, selama ini penghasilan dengan partner usaha merupakan milik bersama.
Namun, setelah partner memilih jalannya sendiri maka otomatis masalah keuangan menjadi tanggung jawab kamu sendiri.

4. Bersikap lebih baik
Jika kamu telah merasakan pengalaman buruk ditinggal partner usaha, jadikanlah itu sebagai pengalaman yang berharga.

Bisa jadi keputusannya berpisah dari kamu karena sikap kamu yang selama ini tidak menyenangkan atau terlalu bossy, padahal kalian sejajar.

Karena itu, ubalah diri kamu menjadi pribadi yang lebih baik dan menyenangkan serta menghargai dan menghormati partner dan karyawan.

Jangan lagi melakukan perbuatan yang bisa membuat partner kerja baru kamu juga nantinya akan meninggalkan kamu.

5. Cari Partner Baru
Nah, jika kamu tak sanggup menjalankan usaha setelah ditinggal partner kerja maka carilah penggantinya.

Cari partner yang memiliki visi dan misi yang sama dan kamu harus mengenali karakternya, pilih yang tidak bertentangan dengan kamu, sebaiknya yang bisa menutupi kekuranganmu dan kalian memeiliki chemistry.

Untuk memilih partner baru ini, kamu memang harus lebih teliti dan selektif dari sebelumnya untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pilih yang benar-benar bisa dipercaya dan yang lebih baik dari sebelumnya!
Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment