TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman October 26, 2015 | Kemaleman | Komentar
Bocah Pembobol Kartu Kredit Salah Satu Nasabah Bank Danamon Ini. Mohon Untuk Tidak Dilaporkan Polisi
Heboh pembicaraan mengenai seorang anak SMP menjadi buronan polisi setelah berhasil membobol kartu keredit nasabah bank Danamon tengah tengah menjadi topik hngat dikalangan netizen. Seorang cader muda itu diketahui memiliki nama lengkap Dicky Pernada AKA Dicky SreetRidder Haw.

Korban berinisial FW mengungkapkan jiaka kartu kreditnya telah disebarluaskan oleh pemilik akun Cupuculunz Ganisangrespec ke grub carding bernama Pencari Receh.

Aksi Dicky berhasil terungkap setelah membelanjakan uang yang dibobolnya itu kesitus belanja online Lazada dan Zalora. Karena melakukan belanja online tentu saja FW sang pemilik kartu kredit medapatkan konfirmasi telah melakukan pembelanjaan dari kedua situs tersebut. Yakni senilai Rp.102.800,00 disitus belanja Lazada.


“Sms Notifikasi memang dari Lazada, Tapi Setelah Subuh , saya menghubungi ke Card Center dan Ternyata Ada 4 Transaksi , 2 transaksi yang dilakukan di merchant Lazada Dan Sukses Order , 2 Ke Merchant Zalora yang satu sukses paid Rp.278.000, tetapi satu lagi gagal merchant.

Tersangka Melakukan Transaksi antara pukul 22.03 sampai pukul 22.10 waktu setempat pada tanggal 5 Agustus 2015 . Kalau Dari Pihak Lazada Saya Masih Menunggu Konfirmasi,” seperti dikutib dari laman berita-hacker.com.


Dari konfirmasi itulah kemudian FW mulai melakukan penelusuran pada pihak lazada dengan mencari tau detail pemesanan, mulai dari data pribadi Dicky hingga nomor ponselnya. Lantas FW pun mulai menghubungi Dicky lewat sosial media hingga nomor telfonnya.

Mengutib laporan Berita-hacker.com, apabila sudah melihat bukti penggunaan kartu kredit tersebut Dicky bisa dipidanakan karena telah melakukan penyalahgunaan kartu kredit sebagaimana telah diatur dalam UU ITE, dimana pelaku carding dapat dijerat dengan menggunakan pasal 31 ayat 1 dan pasal 31 ayat 2 yang membahas tentang hacking.


Karena dalam salah satu langkah untuk mendapatkan nomor kartu kredit pelaku (carder) sering melakukan hacking ke situs-situs resmi lembaga penyedia kartu kredit untuk menembus sistem pengamannya dan mencuri nomor-nomor kartu kredit tersebut.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment