TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman September 26, 2015 | Kemaleman | Komentar
Demi Uang, Cewek Ini Rela Ditindih Oleh Cewek Gendut Banget
Seperti kebanyakan mahasiswa universitas pada umumnya, Odette Delacroix harus mendapatkan pemasukan ekstra untuk menyokong hidup dan biaya kuliahnya saat dia memulai perkuliahan dengan mengambil jurusan Bahasa Inggris, empat tahun yang lalu.

Namun, saat sebagian besar remaja akan memilih untuk mencari pekerjaan sebagai seorang pelayan demi mendapatkan tambahan uang, Odette muncul dengan sebuah ide yang cukup mengejutkan, yang sekarang menjadi mata pencariannya.

Odette yang memiliki tinggi 5 kaki mendapatkan penghasilan dari seseorang yang membayarnya untuk rela ditindih oleh orang lain.

Terkadang, Odette, yang memiliki berat badan sekitar 37 kilogram akan ditindih oleh sekitar lima orang wania berbadan gemuk, dengan berat badan yang melebihi 785 kilogram secara keseluruhan. Dan Odette mengklaim bahwa pekerjaan ini sangat disukainya.

“Aku tahu kalau ini terdengar aneh, namun aku sangat senang ditindih, rasanya mendebarkan.”

“Aku mendapatkan kesenangan secara fisik dengan ditindih, terperangkap atau terkepung. Benar-benar merupakan hal yang berbeda dari kebanyakan orang.”

“Wanita dengan ukuran dada 102 ZZZ akan menindihku dan aku sama sekali tidak bisa bernafas, namun entah mengapa, aku merasa tenang.”

“Dan dalam beberapa tahun terakhir aku sudah ditindih oleh banyak wanita dengan ukuran badan yang sangat besar di dunia.”

“Aku bahkan pernah ditindih seorang wanita yang memiliki bokong sangat besar,” Odette menjelaskan.

Ia kerap mengunggah video saat dirinya ditindih oleh para wanita bertubuh besar tersebut pada beberapa situs porno.

Akibat idenya ini, ia memperoleh penghasilan senilai dengan £ 125,000 poundsterling atau sekitar Rp 2,7 Miliar. Namun apa yang dilakukannya ini bukan tidak memiliki resiko.

Terkadang ia harus menahan nafasnya selama empat menit saat tubuh kecilnya ditindih oleh semua wanita tersebut. Dan terkadang, ia merasa takut nyawanya akan terancam.

“Beberapa pelangganku rela membayarku untuk ditindih, dimana akan ada beberapa wanita gemuk yang akan menindihku saat aku berbaring di sebuah permukaan yang keras,” “

Dia menjelaskan, terkadang rasanya sulit untuk ditahan dan sedikit berbahaya, ada saja resiko untuk kehabisan nafas.

Jadi ia kerap berolahraga dan menjaga pola diet agar memiliki kekuatan fisik yang prima untuk melakukan pekerjaan ini.

Odette pun sering berenang untuk membantu menahan nafas lebih lama dan agar selalu melakukan pemanasan sebelum sesi pengambilan video. Semua itu dianggap hal penting.

Odette, yang berasal dari Los Angeles, pertama kali terjun dalam jenis pekerjaan ini saat usianya 19 tahun.

“Saat itu, aku disewa oleh beberapa orang murid seni untuk menjadi model lukisan mereka,” ungkapnya.

“Aku menyadari betapa aku sangat menkmati menjadi seorang model telanjang dan salah satu dari seniman menyarankanku untuk mencoba dunia model yang berbau seks,”

“Aku kerap melakukan pemotretan dan perekaman video berbau panas, sehingga mampu menghasilkan £700 poundsterling (sekitar Rp 15 juta) setiap minggu.”

Seiring waktu, Odette mengembangkan minatnya ini dan mulai membuat website sendiri untuk menunjukkan bakat modelnya.

Pada tahun 2011, saat Odette sudah masuk kuliah, dia menerima beberapa permintaan dari beberapa penggemarnya, yang meminta menindihnya.

Odette pun tak pernah mendengarnya, namun mereka meyakinkannya bahwa akan ada beberapa orang yang mau membayar dengan jumlah yang cukup besar kalau dia mau melakukan itu.

“Jadi aku fikir aku akan mencobanya.” ucapnya.

Secara mengejutkan, hal ini tak akan pernah terfikir oleh Odette untuk dijadikan tempat mendapat uang.

“Mimpiku adalah untuk menjadi seorang editor perpustakaan. Membaca manuskrip dari orang lain dan mengeditnya sebelum dipublikasikan.” ucapnya.

Namun setelah menghabiskan waktu bekerja sebagai petugas di sebuah perusahaan publikasi dalam waktu yang sama, dia merasa kalau kehidupan kerja di kantor terlalu ‘duniawi’ dari apa yang dibayangkan.

Jadi Odette memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya di dunia modelling.

Setelah mencari di internet, Odette akhirnya berhasil menemukan dua orang model wanita bertubuh gemuk, dengan berat badan masing-masing sekitar 150 kilogram, dan mereka setuju untuk terlibat dalam pembuatan video tersebut.

Ia mengatakan para model tersebut takut kalau mereka akan menyakitiku karena tubuhku yang kecil, namun saat mereka sudah berada diatasku, adrenalinku serasa terpacu.

“Dan saat aku unggah video tersebut melalu website pribadiku, video tersebut langsung meledak.”

“Aku menyadari kalau ada banyak permintaan agar seorang wanita kecil ditindih. Aku putuskan untuk menghentikan pendidikanku dan fokus membuat video tersebut.”

Sekarang, Odette tengah menjalankan websitenya, yang menampilkan ratusan video yang menunjukkan seorang model bertubuh kecil ditindih oleh wanita bertubuh besar.

“Didalam satu video, aku pernah ditindih lima wanita dengan berat badan yang sangat berat saat aku berbaring di sebuah lantai, “ ungkapnya.

“Rasanya sangat menyiksa tubuhku dan aku harus menahan nafas, namun setelah itu aku merasakan sebuah perasaan yang sangat menyenangkan.”

Odette tak pernah mengalami luka sedikitpun selama melakukan pekerjaan ini dan ia berfikir kalau itu semua karena ia merasa nyaman saat ditindih oleh wanita dengan tubuh yang sangat besar.

“Tubuhku dapat menerima itu semua dan kami selalu melakukan perhitungan untuk menghindari kemungkinan adanya kecelakaan,” ia mengatakan.

“Komunikasi yang baik adalah kuncinya. Kami selalu memilik bahasa isyarat setiap membuat film: kalau tubuhku sudah tak kuat lagi, aku akan mencubit mereka dan mereka akan tahu kapan harus berdiri dan mengatur posisi mereka agar aku tak terluka. Meski begitu, sinyal ini jarang dipakai, karena aku bisa mengatasinya.”

Odette mengaku kalau keluarganya awalnya tak terlalu suka dengan pekerjaannya ini, saat pertama kali mendengarnya dari Odette.

“Awalnya aku sempat berselisih dengan orang tuaku, karena mereka orang yang terlalu takut dengan internet dan aku tak ingin mereka tahu soal foto atau videoku secara tiba-tiba.”

“Pertama kali, mereka sangat terkejut dan marah dengan apa yang aku lakukan, namun akhirnya mereka perlahan menerimanya, terutama saat mereka tahu aku membayar biaya pendidikanku dan bahkan bisa membeli mobil sendiri. Orang tuaku juga bisa melihat kalau aku merasa lebih nyaman dan tak merasakan stress dalam hidupku.

“Pekerjaanku memberikanku banyak kebebasan; aku jadi bos untuk diriku sendiri, aku buat jadwalku sendiri dan aku bisa menghasilkan cukup uang untuk membantu kedua orang tuaku saat mereka membutuhkannya.”

“Meski sulit diawalnya, namun pada akhirnya, keluargaku bisa keluar dari rasa syok tersebut dan kami semakin akrab sekarang. Aku berterima kasih dengan pekerjaanku ini.”

Ashes (37), kekasih Odette yang sudah menjalin hubungan cukup lama dengannya, juga mendukung pekerjaannya ini.

“Ashes adalah seorang fotografer, dan karena kami pernah bertemu dalam salah satu pembuatan videoku, ia tahu apa yang kulakukan untuk mencari nafkah dan tak mempermasalahkannya. Ia orang yang normal jadi menindih bukan jadi bagian dalam kehidupan seks kami.”

“Ia seorang pendukung yang baik mengenai apa yang aku lakukan dan kami sering berkolaborasi bersama-sama sebagai produser. Aku juga menjadi teman baik dengan beberapa orang model tersebut. Kami sering makan siang bersama, meski yang kami makan sangat berbeda !”

Odette berencana untuk meneruskan pekerjaannya ini selama setidaknya lima tahun lagi.

“Tubuhku dalam kondisi yang sangat baik dan aku memiliki banyak energi yang kerap membuat iri model lain,” ia tersenyum.

“Saat aku sudah merasa cukup, aku akan senang untuk memproduseri mereka untuk industri dewasa lain.”

Namun untuk sekarang, ia merasa bahagia dengan pekerjaannya, meski terdengar aneh bagi sebagian orang.

Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment