TERBARU

PEOPLE ARE...

Kemaleman July 30, 2015 | Kemaleman | Komentar
1.Genghis Khan

1.Genghis Khan

Genghis Khan adalah raja yg mempersatukan suku-suku Monggol. Ia disebut juga "Penakluk Tanpa Istana". Ia terus memimpin bala tentaranya menaklukan Kerajaan Xia Barat tahun 1209.Tahun 1213 ia melintasi tembok Cina untuk menaklukan Dinasti Jin.

Alexander dan Hannibal itu dua-duanya tercatat dalam sejarah ga pernah kalah selama ekspedisi mereka. Alexander terkenal ga pernah pake taktik yang sama dalam perang, pernah nyaris kalah sekali di daerah India situ tapi akhirnya dia bales dan menang.

Yang bikin dia mundur tuh gara2 pasukannya udah capek alias homesick dan minta pulang Hanibal juga ga pernah terkalahkan saat dia invasi ke Italia, pasukannya banyak banget dan dia bawa kavaleri gajah yg bikin musuh kaget dan takut. Taktik dia keren kok gan, dia terkenal dgn taktiknya menyimpan pasukan terbaiknya dibelakang, biar musuh maju dulu semua, baru dikepung dari segala sisi.

Dia ga pernah sampai ke Roma dan akhirnya dipanggil pulang karena pergantian kekuasaan di negara asalnya dan penguasa yg baru ga suka hamburin uang buat perang. Nah pas dia pulang kampung inilah lalu pasukan Roma menyerang balik dan barulah dia terkalahkan di tanahnya sendiri.

Pada saat itu wilayah kekuasaannya sangat luas mulai dari Monggolia, Laut Kaspia,Teluk Persia,Laut Arab,Georgia,Bulgaria, Laut Hitam hingga RusiaGenghis Khan membagi daerah kekuasaannya dan para prajuritnya kepada anak-anaknya. Ia pun meniggal akibat kelelahan setelah bertempur lebih dari 2 dekatde

2.Tariq Bin Ziyad

2.Tariq Bin Ziyad

Tariq bin Ziyad dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto (Taric yang memiliki satu mata), adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada tahun 711 M.

Pada tanggal 29 April 711, pasukan tariq mendarat di Gibraltar (nama gibraltar berasal dari bahasa Arab, Jabal Tariq yang artinya gunung Tariq). Setelah pendaratan, ia memerintahkan untuk membakar semua kapal dan berbicara di depan anak buahnya untuk membangkitkan semangat mereka:
Tidak ada jalan untuk melarikan diri! Laut di belakang kalian, dan musuh di depan kalian: Demi Allah, tidak ada yang dapat kalian sekarang lakukan kecuali bersungguh-sungguh penuh keikhlasan dan kesabaran.

Pasukan Tariq menyerbu wilayah Andalusia dan di musim panas tahun 711 berhasil meraih kemenangan yang menentukan atas kerajaan Visigothic, dimana rajanya, Roderic terbunuh pada tanggal 19 Juli 711 dalam pertempuran Guadalete. Setelah itu, Tariq menjadi gubernur wilayah Andalusia sebelum akhirnya dipanggil pulang ke Damaskus oleh Khalifah Walid I.

Pembakaran Kapal, Menurut sejarah barat, kemenangan pasukan muslim dalam penaklukan Andalusia banyak dipengaruhi oleh semangat juang yang berhasil dikobarkan oleh Tariq dimana dia memerintahkan untuk membakar semua kapal sehingga tidak ada jalan untuk melarikan diri selain bertempur habis-habisan melawan musuh sampai meraih kemenangan atau mati sebagai syuhada. Thariq bin Ziyad merupakan sosok pahlawan yang mampu membawa kejayaan Islam di masanya.

3.Attila The Hun

3.Attila The Hun

Attila sang Hun adalah raja Hun terakhir dan paling berkuasa di Eropa. Dia memerintah kekaisaran terbesar di Eropa masa itu, sejak tahun 434 Masehi hingga kematiannya. Kekaisarannya membentang dari Eropa Tengah ke Laut Hitam dan dari Sungai Danube ke Laut Baltik.

Semasa pemerintahannya dia merupakan musuh terbesar bagi Kekaisaran Romawi Timur dan Barat: dia menyerang Balkan sebanyak dua kali dan mengepung Konstantinopel dalam penyerangan kedua. Dia bergerak melalui Prancis hingga Orleans sebelum dipukul mundur dalam Pertempuran Chalons; dan dia mengusir maharaja barat Valentinian III dari ibukotanya di Ravenna pada tahun 452 Masehi.

Walaupun kekaisarannya terkubur dengan kematiannya, dan dia tidak meninggalkan warisan apa pun, dia menjadi legenda dalam sejarah Eropa.[Di kebanyakan Eropa Barat, dia diperingati sebagai lambang (epitome) kerakusan dan kekejaman.
Ia meninggal karena penyakit pada tahun 453

4.Julius Caesar

4.Julius Caesar

Gaius Julius Caesar (13 Juli 100 SM–15 Maret 44 SM) adalah seorang pemimpin militer dan politikus Romawi yang kekuasaannya terhadap Gallia Comata memperluas dunia Romawi hingga Oceanus Atlanticus, melancarkan serangan Romawi pertama ke Britania, dan memperkenalkan pengaruh Romawi terhadap Gaul (Perancis kini), sebuah pencapaian yang akibat langsungnya masih terlihat hingga kini.

Julius Caesar bertarung dan memenangkan sebuah perang saudara yang menjadikannya penguasa terhebat dunia Romawi, dan memulai reformasi besar-besaran terhadap masyarakat dan pemerintah Romawi. Dia menjadi diktator seumur hidup, dan memusatkan pemerintahan yang makin melemah dalam republik tersebut.

Caesar meninggal dunia pada 15 Maret 44 SM akibat ditusuk hingga mati oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator Romawi. Aksi pembunuhan terhadapnya pada hari Idi Maret tersebut menjadi pemicu perang saudara kedua yang menjadi akhir Republik Romawi dan awal Kekaisaran Romawi di bawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya, Kaisar Augustus

5. Hannibal Barca

5. Hannibal Barca

Hannibal Barca memimpin bala tentaranya melintasi Hispania(spanyol) dan Galia(prancis) menuju Roma.Dalam perjalanannya ia tak hanya menghadapi bala tentara Romawi tapi juga siku penghuni Hispania Utara.

Strategi perangnya tak seberapa hebat jika deibandingkan dengan pasukan Romawi.Tapi keberanian prajuritnya tak diragukan lagi. Suku Galia dan Kelt pun bersedia mendampinginya menaklukan Roma.

Tapi sayang dalam pertempuran Punik II ini Romawi yang menang Hannibal Barca tidak sudi ditangkap hidup-hidup, ia mengakiri hidupnya dengan minum racun.

6. Alexander the Great

6. Alexander the Great

Alexander adalah Raja Masedonia, ia memimpin bala tentaranya untuk memerangi Kerajaan Persia. Seperti badai, ia tak terhentikan. Sampai akhirnya Kerajaan Persia diruntuhkan oleh raja Alexander pada tahun 332 SM.

Pada tahun 334-323 SM ia memimpin bala tentaranya menempuh perjalanan sejauh 17.600 KM. Selama itu ia merebut wilayah yg terbentang dari Laut Tengah di barat hingga sungai Indus di timur.

Pada usia 16 tahun, Alexander sudah menaklukan Thracian dan ia menghembuskan napas terakir tanggal 11 Juni 323 SM
Like Fanpage:

0 comments:

Post a Comment